Nonton drama korea bukan jadi hal yang rutin lagi buat
gue, secara gitu yah gue udah kuliah dan nonton drama korea hanya akan hadir di
tengah-tengah waktu yang renggang, yang sayangnya waktu renggang itu hanya
terjadi di minggu pertama sampai ke dua kuliah di mulai selebihnya waktu
diluangkan hanya untuk tugas yang semakin menumpuk. Yaps, begitulah kehidupan
anak kuliahan yang sebenarnya kawan-kawan. Karenanya meskipun drama ini sudah
ada sejak tahun 2018, tahun 2019 akhir ini gue baru selesai nonton. Yah, bodo
amatlah yah..
Cus~ sesuai judulnya, gua mau review drama korea kali
ini, yaitu: WHEN STARS LAND atau
judul alternatifnya FOX BRIDE STAR
Gue suka bandara, entah karena apa tapi suka banget
sama bandara. Mamah gue kerja di luar negeri dan ngga pernah sekalipun
melewatkan untuk mengantar dia sampai ke bandara. Kenapa? Ya karena gue suka
bandara titik.
Dan
dengan drama ini gue makin cinta sama bandara. Karena ternyata ada beberapa hal yang terjadi di
belakang layar tentang hal yang satu dengan yang lainnya. FIY, drama ini bikin
gue nyari-nyari lowongan di bandara coba woy, tapi ternyata lowongannya cuma
nerima buat lulusan S1 ae sedangkan gua masih OTW dapat gelas S1. Oke ini TMI.
Kembali ke Review.
Setiap awal episode dari drama ini, selalu menyuguhkan
tayangan-tayangan mengenai bandara yang bikin para pecinta bandara makin
terpesona, begitupun dengan gue.
Kita review dari karakternya dulu woke:
FIY-2, dari pada Han Yoo
Reum dan Lee Soo Yeon yang merupakan pemeran utama,
gue malah lebih suka sama second couple nya, yaitu Oh Dae Gi dan
Na Young Joo.
Soalnya, lebih cute banget
second couple ini ketimbang couple utamanya. Oke, udah itu aja.
Alasan lain yang bikin gue
ngga terlalu suka sama couple utamanya
adalah semakin lama karakter Han Yoo Reum dan Lee Soo Yeon makin menye-menye
yang bikin gue jadi males buat liat mereka dan lebih milih skip aja. Beda sama second couple yang ngga pernah gue skip
sekalipun karena terlihat lebih pure dan
bikin gue senyum-senyum sendiri.
As you know that ketika
episode pertama, Han Yoo Reum itu ditegaskan sebagai si Pengacau karena
sebelumnya pernah melakukan hal-hal yang akhirnya membuat dia kena hukuman
yaitu pemotongan gaji, selain itu ketika dia disuruh untuk menangani penumpang
yang ngamuk dia pun masih ngga tahan untuk menangani secara kasar juga. Dari situ
gue udah mikir sih, pasti bakalan keren gitu kan kalo pemeran utamanya storng, tak tahu nya makin lama makin
menye yang intinya adalah selalu menyelesaikan masalah dengan muka melas
andalan para pemeran utama wanita dalam setiap drama korea yang ada wkwk. Dan gue
ngga suka titik.
Sama dengan Han Yoo Reum,
Lee Soo Yeon juga makin lama makin menye. Entah kenapa yah, atau mungkin karena
semakin lama cinta bersemi diantara mereka membuat jiwa strong yang selama ini tertanam dalam diri mereka menghilang? Entahlah
apa yang terjadi dengan penulisnya yang ngga bisa bikin karakter mereka
konsisten.
Selanjutnya adalah jalan
cerita..
Gue udah tegasin yah dari
awal kalo gue suka banget sama bandara dan segala hal di dalamnya. Pembuat drama
ini keren bangetlah karena setiap pembukaan episode, pokoknya di semua episode,
selalu menampilkan bagaimana kinerja para pekerja di bandara dan gue suka
banget sama hal tersebut. Good job!
Dan sebagaimana drama korea
biasanya apalagi drama yang punya satu tema utama yang dalam hal ini adalah
tentang bandara, setiap episode pasti selalu menyuguhkan konflik berbeda yang
berkaitan dengan bandara dan sekali lagi gue bilang gue suka. Tapi, ada tapinya
nih yah, konflik utama dari drama ini yaitu tangan dan kaki Lee Soo Yeon yang
harus pakai besi dan kisah cinta antara Lee Soo Yeon dan Han Yeo Reum. Untuk konflik
kaki tangan Lee Soo Yeon sih gue masih suka, tapi kalau udah cinta-cintaan
antara couple utama ini suka gue skip
aja saking ngga sukanya. Habis yah, mereka tuh ngomongnya pelan-pelan banget
dan lemah gemulai, gue yang suka karakter strong
kan otomatis jijik gitu wkwk…
Dan
Dan
Dan
Terlepas dari konflik utama
yaitu cinta antara kedua belah pihak yang agak-agak gimana gitu yang bikin gue
ngga suka, untungnya masih ketolong sama konflik harian bandara yang selalu
disuguhkan di setiap episode dari drama ini. Intinya drama ini sih bagus ngga
bagus. Kalo disuruh kasih nilai, gua kasih nilai….
6/10
Kenapa? Ada beberapa hal
yang menurut aku aneh banget.
- Kisah antara Seo In Woo-Yang Seo Koon-Choi Moo Ja yang tidak terlalu dijelaskan. Tau-tau mereka saling ngga suka aja satu sama lain entah karena apa.
- Kenapa Lee Soo Yeon harus pakai besi di tubuhnya ketimbang alat bantu lain yang pastinya bakal diterima sama pihak bandara.
- Sebenarnya siapa sih dokternya Lee Soo Yeon itu? Karena mau ngga mau, dia adalah pemeran utama lain yang menangani Lee Soo Yeon sampai dia bisa jadi normal seperti apa yang terlihat di drama.
- Bapaknya Han Yoo Reum itu menurut Lee Soo Yeon adalah salah satu orang yang membuat dia bisa hidup sampai sekarang, tapi ngga disebutkan bagaimana bapaknya itu tiba-tiba ngga ada. Pergi kah? Atau meninggalkah? Tidak dijelaskan sama sekali.
- Ada salah satu episode ketika Han Yoo Reum ketemu sama temannya, dan ternyata Han Yoo Reum itu pernah di bully guys. Sayangnya, dibully karena apa dan kenapa tidak dijelaskan juga.
- Dan lain lain...
Banyaklah pokoknya, cape
juga kalo gue jelaskan sekarang. Intinya sekali lagi drama ini ketolong sama
konflik hariannya, apalagi nih yah ada satu lagi yaitu di akhir episode dari
drama ini lagi-lagi bikin gue gedek. Sama seperti para netizen korea yang
menyayangkan karena Lee Soo Yeon nya Cuma ditampilin belakangnya doang, gue
juga gedek banget cuy. Yah jadi mempertanyakan aja gitu kan, itu beneran dia
kan? Bukan pemain pengganti kan? Entahlah~
Makanya gue kasih nilai 6.
Sayang banget sih, padahal
tema udah bagus banget karena jarang ada drama yang setingnya seperti itu,
pemainnya juga cakep-cakep. Yang paling disayangkan lagi adalah ternyata sutradara
dan penulis drama nya pernah kolaborasi bareng di drama ‘Gu Family Book’ yang seperti kita tahu drama ini tuh kan keren
banget yah. Hiks…








Tidak ada komentar:
Posting Komentar